Showing posts with label Usaha. Show all posts
Showing posts with label Usaha. Show all posts

Tips Merawat Dan Cara Ternak Kelinci Dengan Benar

Kak Rohma: Ternak Kelinci - Kelinci adalah salah satu hewan lucu yang banyak disukai oleh anak kecil, kelinci memiliki bentuk yang lucu dan bulu yang halus, sehingga banyak orang tertarik untuk memeliharanya. Selain sebagai hewan peliharaan untuk hobi kelinci juga dapat digunakan sebagai bahan makanan yang tinggi akan protein.

untuk melakukan ternak kelinci baik dalam sekala kecil maupun sekala besar yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara merawatnya dengan benar, kelinci adalah hewan herbivora sehingga untuk mendapatkan pakan cukup mudah dan murah, bagi anda yang memiliki ternak kelinci berikut beberapa tips bagaimana merawatnya.

Tips merawat kelinci
1. Memberi makan
Seperti ternak pada umumnya kelinci cukup diberi pakan dua kali dalam sehari, pagi dan sore hari. makanan yang biasa diberikan adalah rumput-rumputan, limbah sayuran dan buah, dan ampas (tahu, tempe, sisa parutan kelapa, dll) namun jika tujuannya untuk pembibitan bisa diberi pakan konsentrat, dedak halus yang dicampur air, jagung dan makanan lainnya yang tinggi nutrisi.

2. Tempat pemeliharaan
Jika kalian memiliki lahan yang luas  maka kelinci dapat dilepas, namun untuk pembibitan penggunaan kandang lebih diutamakan karena kelinci dapat di amati secara terus menerus, kandang bisa terbuat dari bambu atau kayu.

3. Waspadai hama
Hama pengganggu yang sering membunuh kelinci adalah kucing dan tikus, biasanya tikus akan memakan anakan kelinci jika masih kecil dan belum memiliki bulu, sedangkan kucing biasanya akan mengejar-ngejar anakan kelinci hingga lemas.

4. Penyakit
Kelinci tidak memiliki banyak penyakit yang perlu diwaspadai, beberapa penyakit yang sering muncul adalah kembung, penyakit mata, dan kutu. Untuk masalah kembung usahakan jangan memberi pakan rumput muda, untuk penyakit mata bisa diberi obat tetes mata yang mengandung antibiotik, sedangkan untuk kutu atau scabies bisa diberi suntikan bawah kulit dengan obat-obatan scabies seperti wormectin.

Kelinci tidak membutuhkan perawatan untuk menjaga bulunya agar tetap cantik, namun jika untuk kontes beberapa perawatan rambut seperti memandikan, mencukur, dan menyisir bisa dilakukan.

Cara ternak kelinci
Jika anda ingin melakukan budidaya ternak kelinci baik untuk diambil daging ataukah untuk melakukan pembiakan jenis kelinci eksotik bisa dilakukan dengan cara sederhana, yang perlu anda pahami adalah cara memilih indukan yang baik, mengetahui usia kandungan, lepas sapih anak kelinci dan usia kelinci dikawinkan, selain itu anda juga harus paham cara mengatasi berbagai penyakit yang menyerang kelinci anda agar tidak menimbulkan kerugian usaha.
Lama kelinci hamil: 30 sampai 35 hari
Lepas sapih anak kelinci: 2 bulan keatas
Umur kelinci siap kawin: 5.5 bulan keatas.

Setelah lepas sapih maka indukan bisa dikawinkan lagi, Beri pakan yang tinggi protein dan karbohidrat, serta mineral agar kelinci tidak mengalami kelumpuhan yang merupakan tanda defisiensi nutrisi. Image courtesy of piyato at FreeDigitalPhotos.net
»»  READMORE...

Cara Agar Ternak Sapi/ Kambing Mau Makan Konsentrat

Kak Rohma - Ternak Sapi: Sapi dan kambing/domba merupakan jenis hewan ruminansia yang banyak dipelihara oleh masyarakat sekarang, harga daging yang cenderung stabil dan mahal membuat banyak peternak tertarik untuk memeliharanya. Selain itu kedua jenis ternak tersebut paling mudah untuk dijual belikan.

Namun pada awal pemeliharaan bagi sebagian peternak yang baru menjalankan usahanya masih bingung dan kurang informasi bagaimana memberi pakan ternak yang tepat dan baik. Namun hal itu bukanlah hal yang terlalu sulit untuk dimengerti bahkan saat ini para peternak bisa membeli pakan konsentrat jadi yang dibuat oleh pabrik-pabrik dengan konsentrasi yang telah memenuhi standar.

Bagi sapi yang baru pertama kali diberikan konsentrat sudah dapat dipastikan ternak akan malas untuk memakanya, maka diperlukan beberpa perlakuan pada pakan agar ternak kita mau memakanya. Berikut ini beberapa tips yang bisa kalian coba:

1. Memilih konsentrat kualitas baik
Konsentrat baru dengan kualitas baik pastinya memiliki kandungan nutrisi yang belum rusak, sedangkan konsentrat yang sudah berbau apalagi sudah berkutu sudah dapat dipastikan ternak tidak akan mau memakanya, namun jika terdapat konsentrat dengan kualitas buruk bisa dicampurkan dengan konsentrat dengan kualitas baik dengan perbandingan 1:3.

2. Memberi perasa pada konsentrat
Beberapa konsentrat dengan campuran bahan seperti kulit kopi atau kulit sawit akan memberi rasa sedikit pahit, maka untuk mensiasatinya dapat diberikan perasa seperti tetes tebu atau mollases. Tetes tebu akan memberikan rasa manis dan bau harum yang dapat meningkatkan nafsu makan ternak.

3. Dijadikan pakan fermentasi
Tujuan dari fermentasi pakan adalah agar serat pakan yang terfermentasi menjadi mudah tercerna serta palatabilitas pakan tersebut menjadi meningkat. Hal ini juga dapat dilakukan pada konsentrat, tambahkan pula probiotik dan bahan antibiotik alami kedalam campuran pakan fermentasi tersebut.

4. Menggunakan kandang koloni
Jika hanya terdapat 1 ternak dalam kandang maka sudah dapat dipastikan nafsu makan ternak tersebut kurang begitu besar, namun hal ini berbeda jika terdapat 10 ekor dalam satu kandang koloni maka ternak akan berebut makan, dan apabila ada ternak yang kurang suka memakan konsentrat maka ternak tersebut tidak ada pilihan lain untuk memakannya juga, karena ini salah satu sifat hewan untuk saling berebut makan.

Selain beberapa perlakuan diatas anda juga dapat melakukan beberapa treatment seperti memberikan suntikan vitamin B kompleks dan jamu cekok ternak seperti yang terbuat dari kunyit. Jika beberapa hal tersebut sudah dilakukan namun belum menunjukkan hasil maka amati terlebih dahulu apakah ternak anda sedang dalam kondisi sakit atau sedang stress. Image courtesy of  Simon Howden at FreeDigitalPhotos.net
»»  READMORE...

Tips Sukses Memulai Usaha Penggemukan Domba Atau Kambing

Kak Rohma - Peluang Usaha Kambing: Salah satu usaha yang belum banyak digeluti adalah dunia peternakan, mungkin banyak beranggapan lebih enak beli dagingnya daripada membudidayakan. Namun hal itu merupakan anggapan yang salah karena seorang pembudidaya akan mendapatkan berbagi keuntungan yang mungkin akan lebih besar dibandingkan dengan gaji seorang karyawan.

Usaha peternakan merupakan salah satu usaha yang tidak bisa langsung sukses dan berhasil, kebanyakan para peternak akan mengalami masa-masa belajar dan masa sulit di awal usahanya, namun apabila peternak sudah biasa menggeluti dunia kambing sudah dipastikan dia akan mengerti bagaimana enaknya bisnis dan usaha kambing.

Dalam dunia peternakan kambing terbagi menjadi beberapa cabang diantaranya usaha pembibitan, pembesaran/penggemuka, usaha jual beli dan usaha pemerahan susu. Namun pada pembahasan kali ini akan dibahas mengenai usaha penggemukan karena putaran uang pada penggemukan lebih cepat dan pasti.

Untuk memulai usaha penggemukan kambing berikut beberapa tips usaha yang bisa anda perhatikan dan terapkan pada usaha peternakan yang akan anda mulai:
1. Memilih jenis komoditas
Terdapat beragam jenis domba dan kambing yang ada dipasaran, mulai dari domba ekor tipis, ekor tebal, kambing etawa, kacang, dan PE. survei dahulu pasar mana yang masih terbuka lebar dan memiliki pesaing sedikit.

2. Memulai usaha
Peluang Usaha KambingApabila anda sudah mengetahui komoditas kambing/ domba apa yang tepat, maka buatlah perencaan untuk memulai usaha anda. sebelum anda membuat kandang maka terlebih dahulu tanam bibit hijauan seperti rumput gajah, kaliandra, dan gamal untuk pakan ternak anda, baru dilanjutkan dengan membuat kandang yang ideal, setelah kandang jadi maka carilah mitra usaha anda yang bisa menyuplai bibit kambing serta mitra yang mau memasarkan ternak anda.

3. Manajemen pemeliharaan
Jika anda orang awam di dunia peternakan, maka carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang manajemen pemeliharaan kambing, mulai dari penanganan kambing baru, pemberian pakan, pengobatan penyakit dan sebagainya. Belajarlah pada teman anda yang sudah lama berkecimpung dalam usaha peternakan.

4. Meminimalisir kesalahan awal pemeliharaan
Kesalahan diawal pemeliharaan kerap dialami oleh peternak awam misalnya memilih kriteria bibit yang salah, membeli bibit kambing yang terlalu mahal, dan manajemen kesehatan yang tidak tepat. galilah informasi tentang dunia kambing melalui buku-buku dan informasi peternak di sekitar anda.

Proses penggemukan kambing secara umum memakan waktu kurang lebih 3-4 bulan tergantung pemberian pakan yang diberikan, usia bibit, serta harga pasaran. Image courtesy of franky242 at FreeDigitalPhotos.net
»»  READMORE...